Bahaya yang dihadapi seseorang jika terlambat sunat. Bagi mereka yang belum sunat Segara Deh!
![]() |
| Bahaya yang dihadapi seseorang jika terlambat sunat |
Bahaya yang dihadapi seseorang jika terlambat sunat. Bagi mereka yang belum sunat Segara Deh! - Sunat, sunat atau yang biasa disunat adalah tindakan memotong atau melepas sebagian atau seluruh penutup depan penis atau kulup. Terlepas dari ajaran agama dan keyakinan tertentu, khitan memiliki beberapa manfaat kesehatan seperti membersihkan berbagai kotoran dan bakteri penyebab penyakit yang bisa menempel pada ujung penis atau kulup.
Sunat biasanya dilakukan saat anak mencapai usia sekolah dasar. Nah, bagaimana dengan anak dewasa yang belum disunat? Jangan khawatir, cowok yang sudah tua tapi belum melakukannya masih bisa menjalani sunat dengan prosedur sunat orang dewasa dan anak yang umumnya sama.
Karena itu, Anda yang sudah tumbuh jambang tapi tidak disunat, tidak perlu menunggu lebih lama lagi, deh. Alih-alih adik itu kenapa. benar? Inilah sebabnya mengapa ia harus memicu khitanan dan penyunatan sampah ilegal, meski belum terlambat. Perhatikan baik-baik ya!
1. Tidak seperti anak-anak, seiring bertambahnya usia, proses penyembuhan luka akan memakan waktu lebih lama.
Pakar sunat orang dewasa, Dr. Muhammad Zaiem, pada prinsipnya menjelaskan bahwa sunat pada orang dewasa dan anak merupakan asas yang sama. Hanya saja sunat pada orang dewasa membutuhkan perhatian khusus karena ada kesulitan yang berbeda.Kesulitannya adalah karena penis fisik pria dewasa memiliki karakteristik anak yang berbeda dan lebih berisiko berdarah. Fitur kulup atau kulit yang menutupi kepala penis yang akan dibuang pada anak-anak dan orang dewasa juga berbeda sehingga membutuhkan penanganan khusus.
Ini karena elastisitas kulit penis pada anak lebih besar dibanding orang dewasa. Akibatnya, faktor usia menjadi salah satu kendala dalam hal penyembuhan, proses penyembuhan pada orang dewasa lebih dari pada anak-anak. Lebih cepat sekitar 5-7 hari. Tapi tetap disarankan untuk tidak berolahraga sekitar 2 minggu setelah disunat, juga tidak terbiasa memakai celana ketat. Apakah kamu siap?
2. Proses sunat pada orang dewasa membutuhkan ketepatan khusus, kulit khatan kulit yang dipotong akan berakibat fatal
Berbeda dengan potongan kulit khatan pada anak-anak, bila kulit preputium 'dibuang' tidak diperbolehkan terlalu banyak. Alasannya, tidak bisa menjadi risiko yang kompleks. Kulit tertarik untuk meregang saat ereksi akan terasa sakit saat kulup terlalu kering. Masih terjadi meski kulit memiliki tenaga remodeling.Selain itu, jika terlalu banyak kulit yang dibuang dari kulup, risiko pendarahan juga meningkat karena semakin banyak pembuluh darah yang terbuka. Oleh karena itu, Anda memerlukan tenaga medis terlatih dan terlatih untuk mengurangi risiko tersebut. Pemenuhan diri lebih lanjut juga perlu dilakukan mengingat semakin dewasa, uji coba saudara juga semakin dibutuhkan untuk kontrol yang lebih besar.
3. Anda akan libur ereksi selama saudara anda belum sembuh, tapi yang namanya terbangun tidak bisa dicegah dan bisa terjadi kapan saja.
Fisiologis, anak laki-laki dewasa lebih sensitif terhadap semua rangsangan dan ereksi yang mudah. Sayangnya, rangsangan seksual pada individu tidak bisa dihindari, jadi lihatlah "sesuatu" segera nyetrum. Mentalitas itu tak bisa dihindari. Bahkan dengan sedikit pun rangsangan, risiko menyebabkan rasa sakit, pendarahan, sampai tusukan dilepaskan setelah disunat.Selain itu, disarankan untuk buang air kecil di tengah malam agar kandung kemih tidak terlalu kenyang sehingga pagi hari ereksi anda tidak terlalu kuat. Hmm .. siap menghadapi ujian berat seperti itu?
4. Risiko infeksi saluran kemih, kanker dan penyakit menular seksual lebih besar
Sunat di masa dewasa tidak hanya didasarkan pada argumen agama, namun sunat juga dilakukan karena alasan kesehatan. Seperti pada pasien dengan phimosis atau penyempitan kulit penis bagian atas. Penyulingan itu terjadi karena kotoran dan infeksi berulang pada penis. Jika penyempitan ini tidak segera ditangani, hal itu bisa mengganggu aktivitas seksual. Alasan menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan saat bersenggama.Selain itu, infeksi saluran kemih juga mengintai pria dewasa yang tidak disunat karena bakteri dan sisa residu yang bersarang di kulup terlalu lama dan sulit dibersihkan. Akumulasi Smegma juga berisiko, zat putih lengket yang tidak berbau harum, berasal dari lemak tubuh yang dicampur dengan bakteri dan sisa air kencing. Smegma berbahaya bagi anak perempuan yang berhubungan seks dengan jenis ini karena dapat menyebabkan gangguan.
Baca juga : Dokter Khitan Pekanbaru

Komentar
Posting Komentar